29 Sept 2015

Pesan dari Istanbul


Foto oleh Nur Adhib Angayomi

Istanbul biasanya cerah. Tidak kali ini. Hujan deras. Angin menderu. Di kedai kopi aku berteduh. Hanya sekedar menghabiskan waktu. Lalu datang berita dari negeri seberang. Tentang kamu yang seseorangmu beranjak. Menyisakan aroma musim semi. Terperangkap sunyi. Terkurung dalam kaca merah jambu.

Mungkin, mendung di hatimu menjadi hujan badai di kota ini. Meski kau tak bercerita, aku tahu. Alam sudah mengatakannya kepadaku. Jelas, lugas, tanpa ragu.

Gadis yang Duduk di Sudut Taman, kau tahu? Musim gugur mungkin memang bukan waktumu. Musim dingin juga mungkin akan melayukan tamanmu. Tapi musim semi akan datang lagi. Sampai saat itu tiba, Dia akan membimbingmu, dan Waktu akan memekarkan taman bungamu.



(oleh Nur Adhib Angayomi)

No comments:

Post a Comment